Bagaimana cara mengimpor mobil bekas Jepang?



 Saat ini, semakin banyak orang yang berangkat untuk membeli mobil bekas Jepang. Meski sebagian besar pembeli mobil bekas ini tahu segalanya tentang mobil serta teknik membeli mobil, namun yang kurang mereka yakini adalah, "Bagaimana cara mengimpor mobil bekas dari Jepang?" Mengapa Membeli Mobil Bekas Jepang?


Mengingat semakin populernya mobil bekas Jepang, pertanyaan paling relevan yang muncul adalah, "Mengapa orang lebih menyukai mobil bekas Jepang?" Salah satu alasan utama untuk menyukai mobil bekas Jepang adalah karena selama bertahun-tahun, Jepang telah menjadi pemimpin dalam pembuatan mobil. Mobil Jepang seperti Toyota, Nissan, Honda, Mitsubishi, Suzuki dan Mazda terkenal di seluruh dunia karena keunggulan, nilai dan ketabahannya.


Alasan lain untuk memilih mobil bekas Jepang adalah berbagai macam model mobil yang tersedia untuk dipilih, dan hampir semuanya hadir dengan fitur ultra-canggih seperti power steering, kantung udara, AC, power window, dan mesin berperforma tinggi.


Satu lagi alasan mengapa membeli mobil bekas Jepang bermanfaat adalah karena dirawat dalam kondisi prima, baik secara kosmetik maupun mekanis. Sistem transportasi umum kelas dunia, kondisi lalu lintas yang padat, biaya tol dan parkir yang tinggi, dan aturan ketat dari pemerintah Jepang terkait dengan pemeliharaan sistem keselamatan mobil yang tepat adalah beberapa alasan utama mengapa mobil Jepang jarang digunakan, dan karenanya, secara teknis baik.


Dimana dapat membeli Mobil Bekas Jepang?


Suatu kali, Anda yakin bahwa mobil bekas Jepang adalah yang terbaik; pertanyaan utama yang muncul di benak Anda adalah, "Dari mana bisa membeli mobil bekas Jepang?" Ada beberapa dealer dan eksportir yang menyuplai mobil bekas Jepang, Anda bisa dengan mudah membeli mobil bekas Jepang dari mereka. Namun pada kenyataannya semua orang ini mendapatkan mobil bekas dari balai lelang besar.


Rumah lelang ini menggunakan mobil Jepang bekas dari dua sumber utama. Pertama, dari Toko Kaitori, yang berkonsentrasi pada pembelian mobil dari individu yang menjual mobil bekas atau baru Jepang untuk memenuhi kebutuhan moneter mereka yang mendesak, dan kedua, dari dealer mobil yang menukar mobil bekas Jepang dengan model baru. Dengan demikian, balai lelang memiliki berbagai macam mobil bekas Jepang, dan semuanya tersedia dengan harga yang sangat murah bagi pembeli profesional seperti dealer dan eksportir. Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda membeli mobil bekas Jepang langsung dari balai lelang tersebut daripada mendapatkannya dari dealer perantara dan eksportir.


Namun, Anda tidak bisa membeli mobil bekas Jepang langsung dari lelang karena Anda tidak bisa menjadi anggota rumah lelang tersebut. Hanya diler dan eksportir mobil bekas yang memiliki izin usaha mobil bekas yang dapat mengajukan keanggotaan. Selain itu, ada beberapa persyaratan kontrak ketat yang harus diikuti saat mengajukan keanggotaan. Namun demikian, terdapat beberapa eksportir mobil bekas seperti [http://www.auctiondirectjapan.com], yang menyediakan layanan "Agen Lelang", yaitu membeli mobil bekas Jepang dari lelang atau dari One Price (dijual dengan harga grosir tetap, sampai lelang berikutnya). Mereka juga menangani semua prosedur yang diperlukan untuk pengiriman mobil bekas Jepang.


Bagaimana Cara Menginspeksi Kondisi Mobil Bekas Jepang?


Ketika Anda membeli mobil bekas Jepang dari rumah lelang online, menggunakan "Agen Lelang", Anda tidak akan mendapat kesempatan untuk memeriksa mobil bekas Jepang Anda dari jarak dekat atau Anda tidak memiliki hak istimewa untuk menguji coba mobil bekas sebelum membelinya. Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih banyak tentang kondisi mobil, Anda harus bergantung hanya pada 'Lembar Lelang', yang tidak lain adalah lembar evaluasi mobil yang disiapkan oleh rumah lelang.


Meski semua balai lelang memiliki kriteria berbeda untuk mengukur kondisi mobil bekas Jepang, namun beberapa parameternya sama. Misalnya, mereka mengalokasikan grade 2 hingga 5 atau 6 untuk S untuk kondisi eksterior mobil, dan grade A hingga C untuk kondisi interior mobil.


Selain kondisi eksternal dan internal, jarak tempuh menjadi faktor krusial berikutnya yang menjadi kekhawatiran pembeli mobil bekas. Rumah lelang menangani aspek ini. Penjual terpaksa membocorkan jarak tempuh yang benar. Jika pemilik memutar kembali jarak tempuh untuk menyembunyikan angka sebenarnya, dia dihukum berat oleh rumah lelang.


Aspek mengkhawatirkan lainnya terkait mobil bekas Jepang adalah catatan kecelakaan. Meski sulit untuk memastikan fakta ini, namun balai lelang memiliki cara dan sarana untuk mengekstraksi kebenaran, dan detailnya ada di lembar lelang.


Bagaimana cara mengimpor mobil bekas Jepang?


Sebagian besar pembeli mobil bekas berpendapat bahwa mengimpor mobil bekas Jepang biasanya sulit. Meski demikian, mengimpor mobil bekas dari Jepang sama sekali tidak sulit jika Anda mengetahui proses yang benar. Berikut ini sekilas keseluruhan prosedur yang diterapkan saat mengimpor mobil bekas Jepang.

Tidak ada komentar untuk "Bagaimana cara mengimpor mobil bekas Jepang?"

SUBSCRIBE FOR EMAIL