Usaha Tas Rumahan Asal Cimahi Hasilkan Omset 100 Juta, Bermodalkan Internet

Usaha Tas Rumahan Asal Cimahi Hasilkan Omset 100 Juta, Bermodalkan Internet

Keadaan ekonomi ditengah pandemi memang sedang dalam masa kritis, hal tersebut berdampak terhadap banyak sektor bisnis, entah itu industri pabrik maupun usaha rumahan. Hal tersebut juga dialami oleh Reza Dwi Alamsyah yang mana ia menggeluti bisnis usaha tas rumahan.


Meski dengan keadaan ekonomi negara yang sedang tidak stabil, dengan bermodalkan internet, Reza justru mampu menghasilkan omset hingga Rp.100 Juta per bulan, bahkan sanggup menggaji belasan karyawan bisnisnya tersebut.


"Usaha saya ketika awal masa pandemi tahun lalu, pernah hampir kehilangan arah lantaran banyak toko yang tutup. Terutama kebutuhan bahan untuk produksi tas, sehingga kehabisan stok" ujar Reza di tempat produksinya, Jalan Pesantren, Cimahi, Jawa Barat. Jumat 30 Oktober 2020.


Berdasar informasi yang disampaikan, Reza memulai usaha tas rumahan miliknya sejak tahun 2016. Yang kemudian 2 tahun setelahnya, ia mencetuskan nama brand yaitu Newlight sebagai nama merk tas yang ia produksi.


"Pada tahun 2019, saya baru mulai produksi tas secara massal, dan mulai memasarkannya via toko maupun online, karena kalau di onlineshop kan ada review dari pembeli, kita jadi tahu apa yang masih kurang dari produk kita" ujarnya.


Ia memproduksi banyak jenis tas, mulai dari tas punggung, tas slempang, tas ransel, tas pinggang, tas gunung, tas gitar, tas laptop. Dan Reza dalam proses produksi tas nya tersebut, mengusung nuansa dalam negeri mulai dari bahan, material hingga desainnya.


"Saya lebih condong produksi tas dengan yang bisa dibawa kemana saja dan cocok untuk siapa saja, misalnya seperti tahan air, yang mana itu sangat cocok untuk siapa saja dengan mobilitas yang tinggi" kata Reza.


Katanya, ia terinspirasi untuk membuat tas dengan model tersebut karena pengalaman ia waktu kuliah dimana Reza pernah basa kuyup karena kehujanan, dan tas yang ia gunakan tersebut ikut basah juga dan membuat laptop didalamnya korslet.


Selama hampir 2 tahun ia menekuni usaha tas rumahan miliknya tersebut, ia kini telah memiliki 16 karyawan. Dan harga jual tas yang ia pasarkan berkisar 200 - 400 ribuan. Dan kini Reza mampu menghasilkan omset hingga Rp.100 juta per bulan.


"Tas yang saya produksi, kebanyakan mendapat order dari manca negara, seperti singapura dan malaysia. Dan justru, kurang laku di area bandung raya karena mungkin masih banyak yang belum tahu" katanya.


Reza bercerita bahwa ia hanya menggunakan internet saja untuk memasarkan produknya tersebut, dan masih menjadi teknik marketting andalannya dari awal memulai bisnis hingga saat ini.


Meski hanya dengan internet, ia mengungkapkan bahwa pemasaran yang Reza lakukan melalui media online, ternyata dapat bertahan di tengah pandemi yang membuat ekonomi dunia merosot. "Sebenarnya, pembeli itu selalu ada, tapi ya karena pandemi ini, jadi agak berkurang sedikit" ungkap Reza.


Diakhir perbincangan, ia mengharapkan bahwa bencana pandemi ini dapat segera berakhir. Dan ia juga menyampaikan tujuannya, bahwa ia ingin sekali mengharumkan nama bangsa dengan cara memperkenalkan produk lokal ke seluruh Nusantara, bahkan manca negara.

Tidak ada komentar untuk "Usaha Tas Rumahan Asal Cimahi Hasilkan Omset 100 Juta, Bermodalkan Internet"