Widget HTML Atas

Bagaimana Seorang Animator Dapat Menghidupkan Karakter nya ?

Salah satu fitur utama dari setiap produksi animasi adalah karakter yang mengisinya. Anda memberikan visi untuk karakter tersebut. Perusahaan animasi yang terampil mempertajam visi itu dan mewujudkannya. Ada banyak cara di mana animator mengembangkan karakter yang sangat sesuai untuk jenis proyek apa pun yang Anda butuhkan, mulai dari animasi periklanan hingga animasi pendidikan dan banyak lagi. Berikut ini hanyalah beberapa kontribusi berharga yang dapat diberikan studio animasi 2D untuk desain karakter.





Targetkan Audiens Yang Diinginkan


Tampilan dan nuansa yang tepat dari setiap proyek animasi bergantung sebagian besar pada audiens yang menjadi tujuannya. Misalnya, program pendidikan yang ditujukan untuk anak-anak akan menggunakan pola tebal dan warna-warna cerah, sedangkan video animasi penjelasan untuk eksekutif bisnis akan menggunakan elemen desain yang lebih terkendali. Studio yang Anda pilih untuk menyediakan animasi untuk proyek Anda akan meningkatkan keefektifannya dengan membuat karakter yang sesuai untuk audiens yang ingin Anda jangkau.


Studio animasi akan membantu Anda menentukan gaya yang tepat untuk audiens Anda sejak awal dengan juga menyediakan layanan desain konsep. Layanan ini merumuskan ide-ide yang tidak jelas menjadi gaya keseluruhan yang spesifik. Tim animator yang terampil dapat memandu Anda melalui pengembangan konsep Anda dan kemudian menciptakan karakter unik yang sesuai dengan visi Anda dan audiens yang akan menikmati produk jadi.


Menggambarkan Kepribadian Secara Visual


Setiap karakter dalam proyek animasi Anda akan memiliki kepribadian yang berbeda. Kepribadian ini adalah salah satu ciri yang akan membedakan mereka dari karakter animasi yang sudah ada. Melalui desain konsep dan desain karakter, rekan animasi Anda akan bekerja sama dengan Anda untuk menentukan kepribadian yang dimiliki setiap karakter. Mengembangkan kepribadian ini mungkin melibatkan pembuatan cerita latar untuk memberi mereka sejarah dan kedalaman. Animator kemudian akan menggunakan latar belakang ini untuk menginformasikan pemahaman dan perkembangan karakter mereka.


Animator akan menggunakan keahlian mereka untuk mengambil ciri-ciri yang telah disempurnakan sebelumnya dalam proses dan secara visual menggambarkannya dalam bentuk tubuh, ekspresi wajah, dan gerakan karakter. Misalnya, animator akan menggunakan garis untuk membuat tubuh karakter yang mengungkapkan kepribadiannya. Garis halus mungkin menunjukkan kelembutan, sementara sudut tajam dapat menunjukkan aspek kepribadian karakter yang lebih kuat atau negatif. Animator Moritz Schneider, misalnya, menjelaskan bahwa ia menggunakan ujung tajam pada salah satu karakternya untuk menggambarkan kekuatan dan integritas tersembunyi dari karakter tersebut. Elemen desain yang terkadang halus ini menyampaikan kepada pemirsa aspek kepribadian karakter yang mungkin tidak diartikulasikan secara eksplisit dalam dialog atau tindakan dan memberinya kedalaman dan intrik tambahan.


Selain itu, animator akan menggunakan elemen desain seperti aksesori dan warna untuk mengungkapkan pemikiran, perasaan, dan preferensi karakter. Elemen-elemen ini dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari karakter. Misalnya, corak kuning Simpsons telah menjadi tampilan khas mereka, salah satu alasan mereka pertama kali menarik perhatian pemirsa. Warna merah dan biru dapat menyampaikan kesan bahwa karakter tersebut memiliki kesamaan dengan pahlawan buku komik, sedangkan warna gelap akan memberi kesan kepada penonton bahwa karakter tersebut memiliki beberapa aspek yang kurang menyenangkan pada kepribadiannya. Aksesori dapat memberikan gambaran sekilas kepada penonton tentang keadaan karakter (seperti apakah mereka kaya, bergaya, polos, atau sederhana).


Akhirnya, perusahaan animasi 2D dapat menambahkan fitur desain lain, seperti ekspresi wajah, untuk memberikan petunjuk visual kepada penonton tentang kepribadian karakter. Kadang-kadang, mereka akan membesar-besarkan fitur-fitur ini untuk menekankan aspek-aspek tertentu dari kepribadian karakter, atau menyimpang dari realisme ketat untuk menciptakan karakter kartun yang akan memiliki daya tarik yang lebih besar bagi kepekaan audiens target. Terlepas dari teknik spesifik yang mereka gunakan, bagaimanapun, semua animator akan berusaha keras untuk menghasilkan karakter yang sesuai dengan tujuan dan perasaan keseluruhan proyek.


Ciptakan Lingkungan Untuk Melengkapi Desain Karakter


Terakhir, studio animasi tradisional dapat menghidupkan karakter Anda dengan menciptakan lingkungan yang melengkapi atau lebih jauh mengungkapkan kepribadian mereka. Misalnya, seorang animator dapat memilih untuk mencerminkan konflik yang dihadapi karakter dengan memasukkan elemen ke lingkungan sekitar yang secara visual berbenturan dengan karakter tersebut. Alternatifnya, animator dapat memilih untuk memasukkan detail kecil ke dalam adegan tertentu (seperti objek latar belakang atau warna) yang sesuai dengan proporsi atau minat karakter. 


Seorang animator yang baik akan memahami bagaimana lingkungan berinteraksi dengan karakter yang dibuat sehingga semua elemen proyek cocok bersama secara meyakinkan. Faktanya, seorang animator yang terampil akan dengan sengaja membuat hampir setiap detail yang mereka tambahkan ke dalam sebuah adegan, sehingga seluruh proyek menjadi satu sebagai karya yang realistis dan kohesif.


seni.


Desain karakter sangat penting untuk proses animasi, karena kepribadian, penampilan, dan tindakan karakter memiliki kemampuan untuk mempengaruhi keberhasilan keseluruhan proyek. Pemirsa akan merasa terhubung atau dimatikan oleh pengalaman mereka dengan karakter tersebut. Akibatnya, animator akan bekerja dengan hati-hati untuk memilih warna, bentuk, gaya, dan detail lingkungan di sekitar karakter untuk menciptakan kepribadian dan peran dalam proyek yang akan memuaskan visi Anda dan menarik bagi audiens Anda. 


Seorang animator yang terampil dapat membantu Anda tidak hanya menyempurnakan visi Anda untuk karakter yang mengisi proyek Anda, tetapi juga membangun mereka dan dunia di sekitar mereka menjadi bentuk yang akan memikat, mempesona, menginstruksikan, dan memotivasi audiens yang ingin Anda jangkau.

Tidak ada komentar untuk "Bagaimana Seorang Animator Dapat Menghidupkan Karakter nya ?"